Cara Registrasi IMEI Ponsel BM Supaya Bisa Resmi Pakai

Cara Registrasi IMEI Ponsel BM Supaya Bisa Resmi Pakai

Kendati pemerintah telah memberlakukan Aturan Pengendalian IMEI, bukan berarti kamu tidak bisa membeli handphone dari luar negeri. Hanya saja anda perlu melakukan registrasi agar ponsel tersebut tidak diblokir saat dipasang SIM Card operator seluler Indonesia.

“Beli ponsel baru dari luar, kalau tidak diregistrasi IMEI tidak akan bisa dipakai,” kata Deni Surjantoro, Kepala Sub Direktorat Komunikasi dan Publikasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai saat dihubungi wartawan.

Pemerintah memperbolehkan anda membawa maksimal dua ponsel dari luar negeri untuk keperluan pribadi, bila lebih harus mendapatkan izin dari Kemendag.

Untuk melakukan registrasi IMEI ponsel baru anda bisa dilakukan secara online. Bisa lewat situs https://www.beacukai.go.id/register-imei.html atau melalui Aplikasi Bea Cukai yang tersedia di Android dan memilih menu IMEI. Anda bisa melakukannya sebelum terbang pulang atau ketika mendarat di bandara kepulangan.

Proses pertama anda akan diminta memasukkan nama, nomor paspor, NPWP, dan data perjalanan, mulai dari nomor penerbangan dan waktu kedatangan.

Selanjutnya anda diharuskan mengisi informasi identitas ponsel yang dibawa, seperti nama brand, seri ponsel, kapasitas dan tentu saja nomor IMEI.

“Bila selesai akan diberikan barcode. Bawa barcode tersebut beserta bukti pembelian ke Bea Cukai setelah pengambilan koper,” terang Deni.

Petugas Bea Cukai kemudian akan memeriksa data serta kepabeanan barang yang dibawa. Jika anda membawa ponsel di bawah USD 500 terbebas pungutan negara, bila di atasnya wajib membayar.

Mengacu pada peraturan, membawa ponsel dari luar dengan harga di atas USD 500 akan dikenakan Biaya Masuk Rp 0, PPn 10% dari harga barang ditambah dengan PPh 7,5%.

“Nanti pajaknya bisa dibayarkan pakai EDC ke kas negara,” kata Deni.

Setelah pengecekan dan pembayaran kepabeanan, pihak Bea Cukai akan mendaftarkan IMEI. Hasil pendaftaran tersebut akan langsung dikirimkan ke Kementerian Perindustrian.

Bila sudah terdaftar, anda bisa memasukan SIM Card dan mengaktifkan ponsel.

Turis dan WNI di Luar Negeri

Jika turis dan warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di luar negeri membawa ponsel yang telah aktif sebelum 18 April, maka anda tidak perlu melakukan registrasi di Bea Cukai.

Mereka yang menggunakan roaming dari negara asal akan langsung diaktifkan. Tapi bila ingin menggunakan menggunakan nomor lokal (turis) atau nomor yang telah digunakan sejak lama (WNI) cukup menghubungi gerai operator seluler terdekat.

“Operator menyediakan SIM Card khusus untuk turis dengan masa berlaku hingga 90 hari,” kata Deni.

Spread the love