Ini Tarif Terbaru dengan Pajak untuk Berlangganan Netflix

Ini Tarif Terbaru dengan Pajak untuk Berlangganan Netflix

Dengan diterapkannya pajak digital, bikin biaya langganan Netflix menjadi naik. Ini daftar lengkap tarif terbaru dari Netflix.

“Seperti yang telah diinformasikan di media, Pemerintah Indonesia akan mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada layanan digital, termasuk Netflix,” ujar juru bicara Netflix.

Tarif baru Netflix ini mulai berlaku 1 Agustus 2020. Bagi pelanggan baru, mereka akan langsung dapat melihat biaya berlangganan terbaru saat melakukan registrasi di desktop maupun aplikasi. Sementara tarif baru ini penerapan berbeda untuk pelanggan lama.

“Pada pelanggan lama penyesuaian tarif ini akan diberlakukan pada tagihan selanjutnya (bulan September). Informasi terkait perubahan biaya ini juga sudah mulai kami sampaikan ke anggota lama kami,” ungkap juru bicara Netflix.

Berikut daftar lengkap tarif baru Netflix:

Paket Tarif Lama Tarif Baru Termasuk PPN 10%
Ponsel Rp 49.000 Rp 54.000
Dasar Rp 109.000 Rp 120.000
Standar Rp 139.000 Rp 153.000
Premium Rp 169.000 Rp 186.000

Seperti diketahui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah resmi menunjuk enam perusahaan internasional berbasis digital sebagai pemungut, pelapor, dan penyetor pajak pertambahan nilai (PPN) terhadap barang dan jasa digital yang dijual di wilayah Indonesia.

Keenam pelaku usaha digital yang telah menerima surat keterangan terdaftar dan nomor identitas perpajakan adalah Amazon Web Services Inc, Google Asia Pacific Pte. Ltd, Google Ireland Ltd, Google LLC, Netflix International B.V., dan Spotify AB.

Dengan penunjukan ini maka produk dan layanan digital yang dijual oleh keenam pelaku usaha tersebut akan dikenakan PPN mulai 1 Agustus 2020. Nilai PPN yang harus dibayar adalah sebesar 10% dari harga sebelum pajak, dan harus dicantumkan pada resi atau kuitansi yang diterbitkan penjual sebagai bukti pungut PPN.

Spread the love